Jumat, 17 Agustus 2012

my angel


jumat 17 Agsts'12

np : bittersweet

Siang ini, sebuah ketikan selalu hanya sebuah ketikan ingin aku tandakan didalam sebuah note,
bagaimana jika aku mengatakan ini adalah persembahanku untuk seseorang disana.?
Park Jungsoo..satu makhluk indah yang sukses membuatku menitik air mata pagi tadi,
dia.. sosok itu, tidak bisa untukku berkata tidak ketika itu menyangkut pesona salah satu ciptaan Tuhan itu,
sebelum ini..aku tidak peduli jika kalian mengatakan ini adalah satu pendefinisian yang terlalu berlebih, itu tidak salah ketika yang mengumbarnya adalah seorang pengkhayal tingkat akut sepertiku,

kalian dan siapapun tau namanya Leeteuk seorang leader super junior..sesosok pria dengan lesung tercetak di kedua pipinya dan mata sipit yang tak bisa membuatku berhenti tersenyum ketika melihat sorot bola kecil itu,
tatapannya.. apa yang kalian rasakan ketika mata kalian bertabrakan dengan tatapan satu itu.?
sekalipun sebuah layar menghalangi tentu saja, 
kalian mungkin akan mendapatkan perasaan yang berbeda dengan tatapan satu itu, jelas saja- bukankah rotasi pikir setiap manusia itu mempunyai tujuan yang berbeda.?di otakku, di mataku, dan di hatiku tentu saja..sorot mata satu itu sepeti s
ebuah jaringan tak terlihat yang dengan sukses menyalurkan sebuah perasaan hangat dan perlahan merembes ke dalam satu titik terpekat dalam hati manusia,aku merasakan itu, terkadang sebuah hangat yang tersalurkan itu terdeteksi sedikit ada bumbu kesakitan, kelelahan ataupun sebuah perasaan kasih yang penuh,aku tidak tau bagaimana bisa menjelaskan ini untuk seseorang yang selalu membuatku merasakan sebuah kekuatan penuh yang tak dapat tersalurkan oleh makhluk lain,

katakan saja aku seorang gadis normal yang bahkan tidak mengerti bagaimana makhluk-makhluk seumuranku bahkan telah dengan sangat giatnya mencari-memutuskan-mencari-memutuskan begitu seterusnya, seorang lelaki untuk dijadikan status tanpa 
arti, mengerikan dan sedikit terlihat konyol bernama PACAR.!sebelum ini, aku selalu merasa sedikit menakutkan membiarkan orang lain mengetahui kenyataan bahwa aku tidak mempercayai akan hal satu itu dan juga ditandaskan dengan sangat berar
ti belum sekalipun didalam hidup panjangku ini mencantumkan satu status itu dalam perjalanan berhargaku ini.kalian tidak perlu mengetahui alasan dibalik semua itu,

dan ketika aku mengatakan bahkan sesekali berteriak bahwa aku single saat itulah aku seperti tengah membisikkan sebuah kalimat penuh untuk sebuah hati disana, bahwa aku ada disini menunggunya dan tanpa sadar didalam waktu penungguan ini aku mematikan sendiri sebuah perasaan untuk makhluk nyata lain,ini terdengar sedikit mengerikan bukan.?dia- bahkan tidak mengetahui siapa aku, mata kita tidak pernah benar-benar bertemu tanpa sebuah halangan berbentuk.tapi mata itu seakan membuatku mematenkan sesuatu yang terlihat mustahil  
mata itu menjaring sebuah kalimat kepemilikan tak terbaca yang hanya segelintir orang bisa melihat itu,mata itu seakan menarikku untuk memasukinya dan kemudian merengkuhnya dalam menjadi satu milikku dan hanya milikku.sekalipun terkadang 
melalui satu helai tatap itu tersalurkan juga sebuah kesepian tak terperi dan perlahan sesisip perasaan ingin melindungi pun mencuat dengan sangat keras menimbulkan bulir-bulir bening dengan tenang menyusur dan terjatuh begitu saja,mata itu, kekuatan itu..seakan menjadi satu, sebuah paket tak ter labeli ketika aku melihatnya..Leeteuk, katakan aku benar-benar gila dengan pemilik mata penyihir itu,mata yang perlahan merebak merah ketika menahan sesuatu yang sepertinya benar-benar melesak ingin keluar ketika seseorang bertanya bagaimana hubungannya dengan sang keluarga sebelum mengikuti audisi SM.ent.

sebentuk mata yang selalu tersenyum ketika mengetahui banyaknya mata-mata lain yang terus 
mengikuti, menguntit bahkan memojokkan mata bening itu,tidak ada satu alasan lebih untukku bertahan tetap ada diantara kalian dan menunggu pria satu ini benar-benar tersadar akan suatu ketidak normalan takdir,

sebuah penyulutan emosi yang
 terus mengakibatkan kegilaan fatal ketika melihat senyum itu lagi dan lagi,dia biasku, salah satu dari tiga bias yang tak bisa untuk ku menghindari pesona mereka,seseorang dari tiga yang tak bisa untukku menggumamkan kepada Tuhan bahwa aku ingin memilikinya,seseorang yang terlihat terus menitikkan air mata ketika aku memandanginya dari kaca mata polosku,dia..leeteuk,

dan dia..sosok yang berhasil membuatku ketakutan sekarang, membuatku menginginkan waktu untuk berhenti sekarang, dan menginginkan tak ada lagi batas-batas tak terlihat yang terasa seperti pembunuh hebat abad ini..dia dengan kedua sayap terentangnya yang entah kenapa hanya aku yang bisa melihat itu,
yang terus saja mencoba menapak-napak bumi sekalipun aku tau kedua sayap-sayap itu bisa saja membuatnya terbang tanpa harus melalui rangkaian melelahkan bernama perjalanan,dia yang tak kuingat kapan hari pertama untuknya melihat dunia ini dan dia yang tak pernah aku tau bagaimana garis takdir tuhan sesungguhnya untuknya.

my angeel.


fin

About My Hidden Blood


Rabu , 15 agsts'12


SHINee world ..

tanpa kata dan teriring akan tetes-tetes air yang tak bisa ku tahan petang ini dari kedua mata yang kuyakini akan berbentuk tak ubahnya mata seekor panda esok hari .

dan disini , sebuah pendeklarasian akan sebuah ikatan halus pun ingin ku uraikan .. tentang mereka, lima bintang bersinarku yang terus dan terus bersinar membuat mataku yang terus melihat mereka sedikit demi sedikit memerah perih dan sakit karena efek akan cahaya yang mereka pancarkan .
bukan hanya tentang salah satu dari mereka, bukan hanya tentang perasaanku terhadap leader mereka, karena ini .. perasaan ini, tak bisa ku definisikan hanya untuk seorang bintang saja, tapi juga untuk keempat bintang lain yang tak pernah berhenti berkerlip di atas sana menemani disetiap keheninganku,
mungkin kalian akan merasakan sedikit aneh ketika aku mengatakan bahwa aku .. detik ini tengah menangis HANYA karena terlalu merindukan mereka,
merindukan Lee Taemin , Lee Jinki , Choi Minho , Jonghyun dan Kim 'Key'bum .
aku bahkan tidak mengerti perasaan apa yang tengah bergejolak sekarang, mereka .. bintang-bintang yang terlalu lama ku simpan akhirnya sekarang tengah mendesakku ...

untuk meneriakkan ini .. meneriakkan sebaris kalimat yang mungkin hanyalah rentetan titik tanpa makna penyalur rasa,
selama ini .. aku mencintai mereka dalam heningku, aku tak bisa seperti kalian yang terus dan dengan lantangnya meneriakkan kalimat-kalimat sakral bernotasi ganda bernama cinta,
harus diakui selama ini aku hanya terlalu rapat menyimpan perasaan ini .. aku hanya terlalu takut, terjatuh dalam kelantangan didunia elf saja cukup membuatku menderita, dan aku tidak bisa, benar-benar tidak bisa membayangkan ketika aku juga harus melantangkan tentang rasa ini kepada dunia.

sekalipun nama mereka, aku jarang untuk menyebutnya, sekalipun mereka kutempatkan disudut terdalam dihatiku
tapi mereka tetaplah mereka..lima bintang dihatiku ,
dan pada akhirnya aku berhasil mendobrak kerangkeng ini , sebuah borgol hidup tak berkulit yang terus tanpa henti menyentuh sisi-sisi dingin hatiku dengan kehangatan mereka ,
senyum manis...
itu .. mata bening itu .. tingkah kekanakan itu atau bahkan sekedar hal-hal aneh yang terkadang tak diakui dunia akan kewarasannya dan tidak pula terlupa pelukan-pelukan singkat itu ataupun tentang sesuatu hal-hal kecil yang terus menggelitik ingatanku untuk terus memupuk perasaan ini .

suatu hari aku berkata pada seseorang agar ia mengajariku menjadi salah satu shawol shawol penuh arti sepertinya, dan detik itu aku tau, yang aku butuhkan hanyalah rangkaian-rangkaian pelajaran untukku agar bisa meneriakkan betapa aku mencintai mereka dengan baik dan keras ,
bukan malah menyimpan dan membuat sesak ruangan yang dari awal memang tak mempunyai ruang seluas ingatanku.



jumat ,17 agust'12



siang ini diatas kasurku yang nyaman dengan alunan the name i loved yang tak henti-hentinya menyemburkan aroma aroma hangat, dan perlahan sebuah keinginan untuk menorehkan sebaris kalimat pun muncul secara tiba-tiba..sebelum ini, apa yang kalian rasakan ketika tengah dalam keadaan damai dan terus menerus mengulang alunan nada dari kelima bintang itu.?
damai.? perasaan hangat.? atau apa.? kenapa disetiap bait mereka disetiap ketukan suara-suara mereka aku selalu merasakan sesuatu yang melayang.?
entah apa dan aku ingin mendekapnya sekalipun tanpa memilikinya.. sebuah kehilangan dari penghadiran tak berbentuk bernama khayalan..SHINeeku beserta dunianya.

dan detik ini sebuah kata ingin aku persembahkan untuk seseorang disana, satu-satunya shawol berharga yang pernah aku kenal , dan itu adalah kamu .. annyeonghaseyo eonni, dongsaengmu satu ini kembali datang dengan ketikan tak terbaca 
yang mungkin kamu sendiri akan merasa enggan untuk membacanya dengan mata yang sepenuhnya terbuka, tidak masalah- aku hanya ingin kau mendengarkan ini sekilas dengan hati shawolmu, sebentuk hati khusus yang bahkan tidak untuk seluruh manusi
a didunia ini dengan ukuran umur yang sama merasakan memilikinya, memiliki hati seperti hati kita, entah hati seperti apa tapi yang jelas sebongkah hati ini ada dan tercipta karena pendar-pendar tak terelakkan dari lima bintang disana dengan bercoverkan peluh tak tertahankan dan juga sebaris tangis yang justru membuat sinar mereka bertambah menyilaukan^^ [entah kenapa aku sangat merasa nyaman menyebut mereka si LIMA BINTANG] .bintang-bintang itu, tanpa aku sadari atau mungkin tepatnya tanpa aku mampu melampiaskannya dalam baris-baris kata telah mengoyak pertahanan lapisan es yang selama ini menyelubungi keretakan-keretakan tak terlihat di setiap sisi-sisi tersembunyiku.

tidak akan ada kata terima kasih terucap disini, setidaknya tidak untuk sekarang, karena tanpa kusadari mataku akan menggenang ketika aku mengucap kata satu itu,

dari langkah awalku yang hanya mempunyai satu jalan dan hanya satu jalan yang
 menjadi tujuanku untuk mencintainya, sampai detik dimana aku tak bisa mengelak dari kenyataan yang terus tertatih didepan mataku sebuah kenyataan bahwa tidak ada sinar itu jika hanya ada satu jalan yang ku tempuh, kelima jalan itu menuntunku dalam keheningan terkerasku ke dalam lubang tanpa celah yang dengan Sendirinya terus membutsir membuat tempat itu dalam , dalam dan semakin dalam .sampai pada titik aku tersadarkan pada sebuah tamparan bahwa aku seperti tidak akan bisa berjalan tanpa sinar-sinar dari bintang itu, seperti Tuhan tak lagi bisa memberiku ruang lain dihatiku selain untuk mereka yang erang suaranya tak bisa berhenti memenuhi disetiap ruang kosong diantara himpitan cairan-cairan merah 
bernama darah, penyokong kehidupan dalam hidupku sebenarnya.

eonni, katakan kenapa aku tidak bisa memiliki teman shawol lain untuk sekarang seperti kamu dan teman-teman shawolmu yang hampir setiap detik memenuhi timelineku.?aku telah beru
saha, setidaknya aku pernah berusaha sebelum akhirnya sekarang menyerah untuk meyakinkan orang-orang itu bahwa aku juga seperti mereka, mempunyai cinta yang sama seperti yang mereka rasakan untuk kelima bintang kita, dongsaengmu ini hanya tidak pernah bisa mengatakan itu .. tidak bisa mendeskripsikan bagaimana harusnya dukungan seorang shawol terucap dari mulut secara nyata dan keras,

sebelum ini, beberapa shawol melirikku sebelah mata, men-judge jiwa shawolku dengan sedikit tidak transparan, aku mungkin harus mengatakan jujur disini..dan itu benar benar membuatku sakit kau tau eonni..

ash, ternyata terlalu sulit sekarang kalau harus menepati perkataanku untuk tidak mengucapkan terimakasih untukmu,
satu saja kata terimakasihku disini adalah karena kau -yang aku yakini- mau menganggapku sebagai teman shawolmu juga,sekalipun aku tau, aku hanyalah shawol dalam tanda petik yang mendukung kelima bintang itu dengan cara tersembunyi dan dal
am keheningan.. aku hanyalah shawol dalam tanda kurung yang tak akan bisa seseorang lain meraba dukunganku tanpa mereka membuka hati tersembunyi mereka sebelumnya.

dan kau tetap menerimaku sebagai teman shawolmu..satu kali lagi pelanggaran perjanjian ku didalam note ini dalam hal mengucapkan satu kata ini .. terima kasih.

langkah-langkah kita, sekalipun terkadang tidak semulus apa yang ingin aku melaluinya, namun akhirnnya..kelima bintang itu mengantarkan kita pada titik ini, spasi tak diinginkan dari sebuah elegi tak terbantahkan dari satu nafas yang tercipta dari Sang Maha Agung..yakni hidup.

semua apa, adalah tujuan ini..kelima bintang itu, aku , dan sedikit selipan kenangan bersama kita
‎. kau sepertinya harus kembali mengingat saat kita pertama ber-fangirling, saat dimana itu adalah yang pertama untukku benar-benar bisa melihat dan memeluk orang 'gila' sepertiku, yang awalnya aku berpikir mereka tak ubahnya sebentuk lilip
ut diantara tumpukan-tumpukan kertas usang yang bahkan telah menguning pertanda termakan usia dan hanya pantas untuk dijadikan sebuah kisah,kau mengingat itu.?

sampai detik ini, clue-honesty-note-the reason- selalu sukses membuatku mengulang rekam jejak menit-menit sedikit dihari minggu itu, dimana saat itu kita hanyalah dua manusia asing tak pernah mengenal yang tengah berteriak-teriak keras karena alasan layar kotak dengan lima bintang bergerak disana,dan aku sangat menyukai ketika kau membahasakan kenangan itu dengan judul "berbicara melalui video" bukankah kata-kata itu terdengar sangat konyol sekaligus lucu?

sesingkat apa kenangan terlihat kita itu, menurutku adalah hal yang manis juga ketika
malam ketika kita dengan dua lilin menyala diatas setumpuk krim berlapis dalam keremangan tanpa cahaya didalam ruanganmu, kita berdoa- kita mengucap sebuah keinginan untuk sebuah bintang yang jauh bahkan sangat jauh disana, ketika aku mengi
ngat itu- sisi lainku selalu mengolok ini lagi dan lagi, menjeritkan bahwa itu adalah hal konyol.!tapi aku tetap tertawa.bisakah aku mengakui ini eonni, pertama aku menapakkan kaki ditempatmu aku merasakan apa.? damai .. benar-benar damai dalam arti yang sungguhan , tanpa dua orang saling berteriak disana ataupun suara-suara bising lain, dan aku bisa menjamin ketika aku hidup dalam jangka waktu lama ditempat tenang seperti itu mungkin aku bisa menjadi seorang penulis hebat , bukankah suasana mendukung.?oke, abaikan kalimat terakhir tadi..otakku tengah hibernasi singkat tadi.>.<

untuk pertama yang ingin aku serukan ketika pertama disana adalah, sebuah pengakuan diri..sebuah penciutan nyali

akan jiwa yang terus berkoar-koar menyuarakan kata-kata kosong, aku tidak menunjukkan jiwa shawolku , bahkan jiwa elfku juga dengan menyediakan dan memajang berbagai macam pernak-pernik seperti yang terpasang dan tersusun rapi diruanganmu, 
ya tuhan, fans macam apa aku ini..!

===========================================================

dan akhir dari ketikan tak berarti ini, ah bukan, bukan akhir..aku tidak mau ini berakhir seperti apa inti dari tulisan yang hendak aku ketikan untukmu ini, aku tau kau memahami arah ketikan ini, bukan sebuah perpisahan..hanya sebuah pengurangan intensitas demi esok yang lebih baik benar.?sebaiknya kamu menyelesaikan membaca ini dengan backsound music yang menyentak-nyentak atau mungkin hindarilah meneruskan ini ketika suasana hatimu tengah kacau, aku tidak ingin ini terdengar menyedihkan kau tau, sekalipun harus diakui .. aku bahkan tidak bisa membayangkan, benar-benar tidak bisa ketika harus membuat otakku memikirkan akan kehilangan atau  
tepatnya memahami bahwa intensitasmu akan benar-benar berkurang dalam dunia kita nanti,satu-satunya teman shawolku .. haruskah aku juga kehilangan[waktu]mu seperti aku yang terus dan terus mencoba menghilang dari tatapan-tatapan aneh shawo
l lain ketika memandangku.?

aku tau, kau tidak akan bisa berhenti atau menyingkir dari gilang-gemilang dan tatapan cahaya kelima bintang kita, tapi ini tetaplah hidup yang mempunyai seorang diktator kejam tak terbantahkan tak juga terelakkan bernama waktu..waktu membuat detak pantulan jarum panjang dalam sebuah arloji yang semula termiliki mutlak oleh angka satu perlahan bergeser sedikit demi sedikit mengitari angka-angka seterusnya dan seterusnya,tapi dia tetaplah arloji , dengan sebatang jarum jam yang akan mempunyai waktu untuk kembali ke angka satu, tanpa perlu mengendalikan sang waktu itu sendiri untuk benar-benar berhenti bergerak,aku tau kamu bisa seperti itu eonni,

berjuanglah disana eonni sekalipun kau harus kehilangan sedikit waktu untuk kelima bintang kita dan tentu saja akan kehilangan sedikit waktu untuk dongsaengmu ini.jadilah seorang perawat yang sangat membanggakan untuk orang-orang berhargam
u,akan ada hari kita bisa mengulang semua yang telah kita lewati..dan aku yakin kelima bintang kita akan terus dan bahkan semakin bersinar nanti seiring dengan suksesnya waktu yang telah menghajarmu untuk bertahan didunia baru.aku tidak perlu memintamu untuk menyematkan sebaris kata ini didalam ingatanmu, karena aku tau..jiwa shawolmu akan terus bersemayam disana.


SEMAAAANGAATTT...!!!

tidak terlalu kupahami artian dari kata semangat diatas ditujukan untuk apa,tapi mungkin kau memerlukan kata itu sekarang,

aku adalah shawol yang seperti ini, aku berharap kau memahami seperti apa itu setelah membaca ini, dan selama yang aku bisa aku dengan lima bintang disana akan menjaga jiwa ini
dan tidak akan berubah, berharap juga kau begitu arraseo.?

the name i loved..ah lagu ini kenapa terdengar begitu manis, benaran membuatku merasakan kehadiran mereka , merasakan kehangatan yang tercipta entah karena apa, namun harus diakui
suara ini membuatku merasakan sekali lagi sebuah rasa melayang yang tak terlengkapi.

aku mencintai mereka..aku mencintai mereka..aku mencintai mereka eonni, aku terlalu mencintai mereka sampai tahap perasaan kebas yang menjalar pada saluran-saluran ringan tempat dilaluinya air mata, aku merindukan mereka.. merindukan kelima bintang kita disana, senyum bocah itu- tingkah sangtae itu- si pendiam itu- si senyum menawan itu...tidakkah ini terlalu berlebihan sekarang.?aku hanya ingin kau membaca ini, mengetahui seperti apa sisi shawolku yang mungkin sangat jarang untukku mengungkapkan itu seperti apa, aku ingin mengatakan semua disini selagi kau masih mempunyai waktu untuk dunia kita, selagi kau  
masih bisa memejamkan mata dengan tenang dan menikmati betapa suara didalam the name i loved ini terasa sangat memeluk jiwa kita,dan terakhir , selagi sang waktu belum benar-benar membuat kita harus saling sibuk dalam menata masa yang lebih penting lebih hidup dan lebih nyata, yakni masa depan.

semangaaat, 

aku tidak bisa lagi berteriak menyemangatimu sekarang, ketika ada saat kau terlalu lelah dengan kesibukanmu nanti, dongsaengmu dengan segala ke-sangtaean yang hampir sembuh ini ada disini,ketika kau sedikit 'lupa' dengan jiwa shawolmu nanti, kelima bintang disana dengan segala polah mereka dan juga sinar-sinar yang tak pernah padam itu akan mengingatkanmu lagi bahwa kau, aku, kelima bintang kita dan juga shawol lainnya pernah bersama dengan semangat, dan kekuatan cinta & gila yang sama menghadapi waktu yang berat.

berjuang eonni,mungkin nanti ketika kau tidak lagi bisa mengikuti perkembangan kelima bintang kita
aku tidak akan bisa menbantumu untuk mengikutinya, menjelaskan padamu sinar-sinar apalagi yang telah tercipta dengan peluh keringat mereka, aku hanya bisa memberimu sedikit perkembangan pasif betapa jiwa shawol ku masih tetap sama dan mengi
ngatkanmu lagi seperti apa semangat yang pernah kita miliki ini..mengingatkanmu bahwa jiwa shawolmu tidak akan berkurang- tapi hanya tertidur sebentar.

ah, aku terlalu berlebihan kali ini, hahaa
Aku juga tidak akan yakin kau yang lebih sibuk dariku nanti tidak mempunyai perasaan yang lebih istimewa dibandingkan denganku, untuk kelima bintang kita, right.?telah kukatakan diawal, aku hanyalah shawol dalam tanda kutip.

semangat eonni..

'Sincelery Your Shawol Dongsaeng Heart'

Minggu, 08 Juli 2012

Chose One Angle

Cast: member SUJU, Kang Sora...etc
Rated: K
Genre: Romance, friendship.
Warn: Typooooooooooooos


"jadi maukah kau menerima cincin ini Kang Sora.? Jadilah seseorang yang akan menjadi pendampingku sampai aku mati, dan juga menjadi ibu untuk anak-anakku kelak"
dibawah keremangan lampu taman didepan apartemen Kang Sora, yeoja cantik yang malam itu mengenakan dress putih tulang itu hanya bisa termlongo lebar, mereka berdua memang baru saja menyelesaikan sebuah syuting bersama.
dengan segera telapak tangan kanan sora menutup mulut mencoba menahan senyum penuh bahagia,
siapa yang tidak akan tersentuh hatinya ketika sekarang didepanmu seorang leader super junior dengan seribu penggemar diluar sana, tengah berlutut dan ditangannya dua buah cincin manis tengah bertengger disana?
"ya, jangan hanya tersenyum, mau tidak.? jangan buat aku terlihat konyol sekarang.." bisik leeteuk ketika yeoja didepannya tetap saja tak berniat membuka suara,
"oppa..apa kita masih dalam keadaan syuting?" satu pertanyaan keluar dari mulut Sora, matanya memandang
keliling, siapa tau saja kata-kata yang baru saja didengar dari namja yang sebenarnya telah lama bahkan sebelum pihak management akhirnya menyatukan mereka dalam sebuah variety show bernama We Got Married, perasaan itu telah ada setidaknya ...ada ketika hatinya tengah merasa kekecewaan yang teramat dari kekasihnya dahulu.
sora sangat mengagumi sosok leeteuk, sosok manis dengan perhatian segudang mirip seperti sosok mantan kekasihnya yang beberapa tahun lalu memutuskannya demi yeoja lain, alasan yang klasik bukan?
"ya sora, apa oppa terlihat sangat buruk sekarang? ayolah- jangan biarkan orang lain datang dan merusak moment ini.." rengek leeteuk sekali lagi membuyarkan lamunan sora,
"eh-oh mian oppa..tapi, apa ini menjadi bagian dari acara kita?" mata sora mengerjap-ngerjap lucu, membuat leeteuk tak tahan hanya memandangnya, dengan segera dirinya berdiri dari posisi berlutut dan menyubit pipi sora pelan,
"oppa serius ingin menikahimu, apa kau mau?" tanya leeteuk sekali lagi,
dan tanpa diduga, sora langsung melonjak senang dan menghambur ke pelukan leeteuk,
"aku mau oppa, aku mau..aku mau.."
dengan segera leeteuk mengeratkan pelukan pada yeoja chubby itu, setitik air mata... terlihat keluar dari mata obsidian leeteuk, sora menerimanya.! yeoja dipelukannya telah bersedia menerima tunangannya.
"gomawo sora..oppa pikir kau tidak akan menerima ini..oppa pikir.." belum juga leeteuk menyelesaikan kalimatnya, kedua jari sora langsung tertempel dibibir leeteuk,
"oppa pikir kenapa? aku pikir orang diluar sana akan senang mengetahui kita benar-benar menikah bukan hanya di we got married, tapi juga dalam dunia nyata.!" sora sedikit histeris ketika melanjutkan perkataan leeteuk,

'ya, semoga elf juga menerima kenyataan ini..' senyum leeteuk kembali terkembang, tak berniat mengutarakan kalimat yang tiba-tiba saja dibisikkan hati kecilnya,

suasana perlahan menjadi sedikit  berbeda sekarang,
keduanya hanya terduduk manis sibuk menata pikiran masing-masing, bahkan tangan sora terlihat sibuk memutar-mutar handphonenya tanpa tujuan.
"em..baiklah, lebih baik kau masuk sora, udara semakin dingin sekarang.."
leeteuk akhirnya memecahkan suasana,
"eung ne, tapi oppa.."
"ya??"
"apa cincin itu mau kembali kau simpan?"
sontak saja leeteuk kaget dan menyadari cincin yang sengaja dipersiapkannya masih tergenggam erat ditangannya,
"ah..mian, aniyo..oppa terlalu gugup tadi.."
sora hanya tersenyum simpul ketika cincin putih dengan satu titik berkilau ditengahnya perlahan menempati jari manisnya.
keduanya terlihat bahagia, setidaknya mata mereka yang mengatakan itu,



======================



"kau belum tidur hyung.?" suara donghae yang baru saja memasuki kamar itu membuat senyum yang sejak beberapa menit lalu terpasang dibibir leeteuk sedikit memudar,
"emm..kau baru pulang?" tanya leeteuk singkat, tanpa sadar tangannya  terus memutar-mutar cincin dijarinya, matanya tak beralih menatap layar laptop dan senyum mengerikan kembali terpasang disana,
apakah orang yang tengah jatuh cinta akan menjadi terlihat bodoh seperti itu eoh?
"hyung, tadi ada sebuah paket dari Indonesia, khusus buatmu.. uh, kenapa ada ucapan selamat ulang tahunnya, bukankah tanggal satu masih setengah bulan lagi?"
donghae menimang-nimang amplop sedang berwarna putih dengan sedikit aksen pita putih juga sebagai hiasan dipojok kanan,
"hyung, aku boleh membukanya.?" tanya donghae sekali lagi, sepertinya namja berjuluk 'fishy' itu penasaran juga dengan paket khusus itu,
biasanya, elf akan mengirim surat untuk semua member, bukan secara khusus seperti ini.
kening donghae sedikit berkerut ketika menyadari tak ada juga jawaban dari hyungnya,
"hyung, kau kenapa.."
satu tabokkan keras mendarat dibahu leeteuk, lagi-lagi membuyarkan senyum gilanya.
"ne donghae..ada apa?"

menyadari ucapannya dari tadi terabaikan membuat donghae mendecih kesal,
ada sesuatu yang tidak beres dengan hyungnya, itulah kesimpulan yang kini tengah berputar-putar di otak donghae,
"kau mau kemana hyung?" teriaknya ketika leeteuk berdri dari posisinya dan berjalan menuju pintu,
"ada yang harus hyung bicarakan dengan jong woon ,"
donghae kembali mendecih sebal melihat tingkah aneh hyung kesayangannya itu, sama sekali bukan seperti yang dia kenal..tersenyum sendiri, melamun berkepanjangan dan, hei.!
apa yang tadi dia pakai dijarinya?
mungkinkah? tapi siapa?
seribu pertanyaan mendadak hadir didalam pemikiran namja tampan itu.



=.=.=.=.=.=




"hyung, kau berpikir ada sesuatu yang aneh dengan si pria tua di dorm ini.?" sebuah pertanyaan kyuhyun sontak saja membuat member lain minus leeteuk berhenti menyuap ketika mereka tengah berkumpul untuk sarapan di pagi itu,
"pria tua? siapa yang kau maksud kyu?" pertanyaan kangin mewakili mulut member lain yang sepertinya ingin menanyakan hal yang sama.
"cih, siapa lagi kalau bukan leeteuk kangin-ah,"
"heumm..aku juga merasakan itu kyu, beberapa hari lalu, aku bahkan diacuhkan begitu saja olehnya, hati siapakah yang tak sak...it coba melihat namja tertampan disini diacuhkan begitu.." jawab donghae membenarkan pernyataan maknae mereka
"aww" sebuah ketukan sendok mengenai kepala donghae ketika dirinya baru selesai bicara,
"berhenti berkata yang tidak-tidak hae" ucapan sungmin tentu saja membuat semua member tersenyum geli, kecuali kyuhyun yang justru terlihat tengah komat-kamit mengucapkan sesuatu dengan sambil memasang smirk andalannya.
"apa kalian tau sesuatu.?" pertanyaan retoris mendadak muncul dari mulut seorang yesung, matanya berkeliling mencari jawaban dari mulut para dongsaengnya,
"tau apa? kalau kami tau buat apa semua sekarang dengan muka bodohnya terpasang karena penasaran" jawaban kyuhyun langsung saja mendapat death glare dari semua hyungnya, adakah maknae lain diluar sana yang lebih kurang ajar dari seorang cho kyuhyun?
"kau sepertinya tau sesuatu hyung.?" shindong yang sedari tadi tengah sibuk mengunyah apel tanpa terlalu mempedulikan tema bica...ra akhirnya tergerak juga untuk mengetahui lebih lanjut tentang keanehan leadernya,
semua mata kini tengah menatap yesung dengan waspada..seakan menanti jawaban yang teramat penting,
"kenapa kalian memandangiku semua.? apa aku tampan hari ini?" pertanyaan kelewat polos atau mungkin pertanyaan super bodoh dengan lancar keluar dari bibir tipis yesung, membuat aura diruang makan perlahan berubah menjadi sedikit mencekam..
tangan kangin bahkan telah terkepal kuat disamping piringnya,
sementara itu member lain terlihat sangat sweetdrop dengan pertanyaan hyung yang menjabat dan terkenal dengan suara paling indah itu,
"hyung, kau membuatku kembali lapar.." tatapan siwon terlihat mengerikan sekarang,

"ya kalian kenapa masih disini, bukankah sebentar lagi kita akan gladi resik perekamana lagu terakhir.?" belum juga hasrat para member untuk menyuapkan sedikit daging yesung kedalam mulut mereka terpenuhi, dari arah pintu suara leeteuk sed...ikit mengurangi aura kegelapan yang beberapa menit lalu tercipta,
"kau darimana hyung? kenapa bangun pagi sekali dan langsung pergi begitu saja?" eunhyuk bertanya dengan cepat,
"eung, mian- tadi sora mengajak oppa lari pagi..dan ah, ternyata sangat menyegarkan.! setelah kita selesai dengan 6jib- kalian harus mencobanya ne?"
tangan leeteuk langsung terarah ke benda hitam dan segera mencari chanel televisi tanpa mempedulikan tatapan horror penuh tanya yang sekarang tengah terarah dari semua member,
pertama sora, sejak kapan yeoja chubby itu menjadi dekat dengan leader mereka diluar syuting?
dan kedua, sekarang bisa dipastikan otak mereka tengah bergidik ngeri membayangkan para member lari pagi bersama.

mereka masih ingat terakhir kali mereka melakukan saran leeteuk itu berakhir pada gebrakan keras dari Pd-nim karena waktu mereka diluar terlalu lama..salahkan saja fans-fans mereka yang kebetukan memergoki mereka tengah lari pagi dan jiwa b...rutal khas fans gila pun muncul detik itu ,
jangan tanyakan apa yang terjadi setelahnya- anggap saja sebuah pemanasan sebelum dance.



.



mengacuhkan rasa penasaran yang makin memuncak di otak kyuhun dan member lain akhirnya proses perekaman from u, berjalan lancar juga hari itu- tidak perlu memerlukan waktu lama karena sebenarnya lagu itu memang bukan lagu baru yang harus dipelajari dari awal, mereka pernah membawakan lagu itu di super show 3 beberapa tahun lalu..
dengan berakhirnya proses gladi resik hari itu juga berarti merupakan saat dimana seminggu lagi mereka akan melakukan come back mereka dengan 6jib .
dan mereka mendapatkan satu hari jadwal libur esok sebelum benar-benar kembali memasuki panggung musik yang sarat akan kesibukan..
"hyung, kita berlibur saja besok ke taman bermain?" usul eunhyuk malam itu ketika semua member tengah berkumpul didepan televisi. mata lucunya langsung menerawang sekarang, membayangkan drinya menaiki roller coaster salah satu hiburan favoritnya esok,
"terserah saja hyuk, sebenarnya ada yang ingin hyung lakukan besok, kalian bisa berlibur ke sana tanpaku kan? " mata leeteuk meminta jawaban dari member lain,
"sora lagi.?" suara yesung terdengar dari arah dapur, tangan kanannya membawa secangkir cokelat hangat, dan hanya dibalas anggukan singkat leeteuk,
"ya, sebenarnya ada rahasia apa ini, kenapa yeoja berwajah umma itu sekarang menjadi bagian dari keluarga kita.?" suara eunhyuk kembali terdengar dengan nada sedikit protes disana,

"berhenti menyebutnya yeoja berwajah umma hyukkie- namanya sora, dan wajahnya itu imut bukan berwajah umma kau tau," protesan leeteuk membuat namja dengan rambut pirang itu merengut kesal, sebenarnya bukan tidak ada alasan bagi eunhyuk memanggilnya dengan nama itu, wajah kang sora memang seperti itu kan? terlihat tua untuk yeoja seumurannya dan belum lagi cerewetnya yang menambah nilai plus u...ntuk eunhyuk memperkokoh alasannya.
benar-benar mirip umma.!
"apa kau sudah tunangan dengan sora hyung?" donghae yang sedari tadi sibuk dengan gadgetnya mendadak bertanya penuh selidik, dirinya masih mengingat cincin sama yang selalu dikenakan hyungnya dan juga sora, mungkin saja member lain tidak menyadari hal satu itu,

layar tivi mendadak mati diiringi helaan berat dari wajah leeteuk, mungkin inilah saat yang tepat mengatakan apa yang sebenarnya terjadi..dirinya juga tidak terlalu nyaman menyimpan rahasia yang hanya dirinya dan yesung yang tau..jangan tanyakan kenapa namja imut bernama yesung itu bisa mengetahui bagaimana situasi sesungguhnya, leeteuk selalu menceritakan apapun padanya..apapun!
semua mata kini terlihat sangat serius, bahkan ryeowook yang sejak awal tengah sibuk dengan puzzle nya pun ikut menatap penuh tanya menunggu jawaban leeteuk,
"ne, hyung memutuskan bertunangan dan akan menikahinya tepat ketika hyung ulang tahun besok,"
"MWO..??" semua member minus yesung sontak saja membelalak kaget mendengar pernyataan yang baru didengarnya,
menikah.? dengan sora.? tanggal satu esok.?
katakan saja pada semua elf di seluruh dunia bahwa mereka harus bersiap mati untuk tanggal satu itu,
"apa kau serius hyung.? kenapa harus tanggal satu.?" suara siwon terdengar sangat mengkhawatirkan.
"kau gila teuk, kau tidak berpikir bagaimana perasaan elf nanti? terutama ribuan fansmu diluar sana?" pertanyaan kyuhyun terlihat sedikit menyudutkan leeteuk yang sekarang tengah sibuk mengurut kening dengan jarinya.
dia sudah bersiap untuk penolakan dari para dongsaengnya ini,
dia sudah siap, dirinya hanya tak bisa menolak ketika mata sora terus memaksanya untuk menyetujui ide pernikahan mereka di tanggal satu esok, terlalu berat untuknya membuat pilihan itu.
"ulang tahunmu, hari pernikahanmu, dan jangan lupakan tanggal rilis album 6jib kita- kenapa semua harus tepa...t berada ditanggal satu hyung.?"
"ryeowook benar hyung, setidaknya jangan merusak kebahagian elf kita dengan berita itu," sungmin membenarkan pernyataan ryeowook yang memang sangat mengganggu pikirannya sejak beberapa menit lalu,
mata leeteuk menatap satu-persatu dongsaengnya, meminta sedikit pertimbangan.
"elf hanyalah fans yang lambat laun akan mengerti dan memahami juga situasinya.."
ucap leeteuk sedikit mencari keamanan untuk pernyataan darinya,
"mereka fans dalam tanda kutip kau tau, mereka bahkan telah seperti keluarga besar untukku hyung.. tolong jangan lakukan itu esok.." mata eunhyuk perlahan menetes seiring dengan terdiamnya mulut para hyung dan dongsaengnya.
bagaimana bisa leader yang dulu ia kenal sangat menghargai fans bahkan mengajarkan untuk menganggap mereka sebagai bagian dari keluarganya sekarang malah berpikir seperti itu.?
"hyukkie-ah jangan menangis," tangan leeteuk dengan sigap memeluk namja yang t...engah menunduk disampingnya.
"jangan lakukan itu hyung, kau benar-benar akan melukai banyak elf esok..hhikkz" isak eunhyuk kembali terdengar disela-sela penjelasannya.
mata leeteuk memandang ke member lain mencoba meminta pendapat, sebenarnya dirinya juga tidak tega melakukan itu..tapi ancaman sora beberapa hari lalu benar-benar membuatnya dilema.

'oppa, kita menikah esok ketika kau birthday atau tidak untuk selamanya'
leeteuk masih terngiang dengan ucapan sora,
awalnya dia menganggap itu hanya candaan yeoja chubby kekasihnya itu, tapi sedetik kemudian dia menyadari, mata sora yang selalu terlihat lucu kali itu tengah menatapnya dengan berbeda, tatapan dari seseorang yang tengah mendesak sedikit mengerikan dan beberapa waktu mengenalnya, ini adalah pertama kali untuk dirinya melihat tatapan itu,
"renungkanlah dulu hyung, dan apapun yang kau putuskan aku dan dongsaengmu tidak akan menghalanginya, asal itu benar-benar membuat...mu bahagia, iya kan eunhyuk?" tangan besar kangin terulur menepuk kepala eunhyuk pelan..dia tau, eunhyuk tidak sepenuhnya menolak,
"kangin hyung benar , elf pasti akan menerima lambat laun asalkan itu benar-benar membuatmu bahagia hyung" perkataan siwon mendapat anggukkan dari ryeowook dan yang lainnya,
sedikit memberikan kelegaan untuk leeteuk, setidaknya dukungan dari para dongsaengnya bisa menjadi modal kekuatan untuknya ketika esok nanti ribuan elf diluar sana tidak bisa menerima kenyataan itu,
dia sangat mencintai elf, melebihi dari apa yang pernah terucap dari mulutnya, dia sendiri tidak bisa menjelaskan seperti apa itu cinta untuk fans-fans mereka, tapi sebesar apapun rasa cintanya
dirinya tetaplah namja biasa yang membutuhkan seorang yeoja untuk menemani sisa hidupnya.

.

"hyung, kau sudah membaca ini?" tanya donghae menyerahkan amplop putih berisi surat dari elf yang ia yakini belum disentuh sama sekali oleh hyungn...ya, keduanya kini tengah berada di dalam kamar mereka bersiap untuk tidur,
"apa ini.?" sahut leeteuk singkat, tangannya terulur menerima amplop itu sebelum akhirnya membukanya.
"itu kiriman khusus untukmu beberapa hari lalu, aku meletakkannya diatas mejamu, tapi aku yakin kau belum membukanya sama sekali, bacalah itu, mungkin bisa memberimu bantuan untuk membuat pilihan esok.." selesai mengutarakan maksudnya dengan segera donghae menghempaskan diri di ranjang dan menutupi dirinya dengan selimut sebatas leher, kegiatan hari itu benar-benar membuatnya lelah dan ia ingin secepatnya terlelap ke alam mimpi dan menikmati hari libur esok,
"selamat malam hyung, jangan begadang ne," ucap donghae sebelum benar-benar memejamkan mata meninggalkan leeteuk yang masih terdiam khidmat membaca isi amplop putih itu,
dentang jarum jam dikamarnya seakan menjadi backsound untuk suasana hatinya yang semakin tak menentu,

"annyeonghaseyo oppa.. apa kaba...r.? selamat ulang tahun ne, tetaplah menjadi bintang dihatiku , tetaplah menjadi seorang bintang diantara 13 bintang lain yang terus berdiri tegak ditengah-tengah kami, ribuan elf - berdiri bersama bernaungkan warna saphhire blue warna kebanggaan kita, tidak peduli jika kita harus berdiri jauh dan tidak akan ada waktu untuk bisa saling menatap mata, tapi percayalah, sebisa..sekuat yang aku bisa aku akan menjaga darah elf.ku menjaga keluarga besar kita menjaga cinta kita, kau mau berjanji juga oppa untukku? tetaplah disana, sampai aku datang..tetaplah biarkan kita -elfmu- sampai akhir sampai kau tak menginginkan kita lagi untuk tetap menjaga sayap-sayap tak terlihat kalian,


tetaplah izinkan aku dan teman-temanku menjadi pengawal yang berjuang ketika sayap kalian patah,
sebelum ini...sebelum aku mengenal kalian, aku selalu takut akan kesendirian, selalu takut ketika appa dan umma saling berteriak didepanku, tap...i semenjak 3tahun terakhir ketakutan itu tidak lagi datang, terima kasih karena telah terlahir ke dunia ini..terima kasih karena menjadi park jungsoo yang sangat menyayangi para dongsaengmu, terima kasih karena telah memberiku semangat untuk berhenti menjadi seseorang yang terus melukai diri sendiri ketika tak ada lagi seseorang yang bisa diajak berbagi, terima kasih karena membuatku lebih berjuang untuk hidup,
tetaplah sehat oppa..ketika kau sakit, maka elf jauh merasakan lebih dari sakit kau tau.?
jaga kesehatan sebelum apapun.

'Sincerely from elf's heart'
ps.terakhir oppa, mian kalau aku Mengucapkan ini beberapa hari lebih awal dari hari dimana kamu birthday, aku tidak tau pasti seberapa lama proses mengirim paket ke Korea sana, jadi aku mengirimnya sengaja lebih awal, aku sangat menanti tanggal 1 esok oppa, selain karena itu adalah hari istimewamu, juga karena 6jib akhirnya keluaaar.. aku berani menjamin tanggal 1esok akan menj...adi hari paling bahagia dalam hidupku dan juga elf-elf lain,
hwaiiting...!!!!'

tetesan demi tetesan air bening perlahan mengalir dari mata leeteuk, ditatapnya sekali lagi kertas putih ditangannya sebelum akhirnya melipat dengan rapi dan menyelipkannya diantara tumpukan buku dilaci mejanya,
selama berpuluh tahun dia menerima surat dari elfnya, ini adalah pertama dirinya benar-benar menangis dengan sangat buruknya, bukan karena isinya yang terlalu menyentuh tapi justru selembar kertas itu membuatnya seperti terlempar kedalam sebuah lubang penuh lumpur , manusia macam apa dia hingga harus menerima cinta yang seperti itu, manusia seperti apa juga dia kalau sampai tanggal 1esok benaran akan tetap

melanjutkan pernikahan?
menyakiti elf.? membuat mereka kecewa? benar-benar tidak ada didalam otaknya sebelumnya bahwa dirinya akan dibawa ke dalam pilihan yang sangat sulit,

drrttt..drrtt..

... sebuah nama terlihat tengah memanggil di layar iphone putih leeteuk,
diliriknya sekilas sebelum akhirnya mengangkatnya,

"yeoboseyo sora-ssi.."
"..."
"ne, tentu saja jadi, oppa akan menjemputmu besok,"
"..."
"ne jhagy, mimpi indah.."

setelah memastikan lawan bicaranya telah menutup telepon barulah leeteuk meletakkan kembali iphone nya di atas meja,
dilihatnya donghae yang telah terlelap di sampingnya.
tubuhnya sangat lelah malam itu, matanya ingin segera terpejam menyusul dongsaeng kesayangannya di alam mimpi, tapi sesuatu di kepalanya justru memaksanya untuk terus membuka mata,

'oppa..aku ingin kau memakai jas putih ketika kita besok menikah,'

'oppa..kau mencintaiku? ucapkan itu seribu kali di Sukira, maka aku akan bersedia menjadi istrimu..'



_tebece_

Jumat, 25 Mei 2012

'a little gift' // my present for putri eonni birthday

kau tau apa yang dibutuhkan oleh seorang bocah yang tengah meniti umur.?
sepasang telinga..telinga yang berfungsi ganda menjadi sebuah tangan..sebuah tangan yang bisa menyentuh mengarahkan dan memberi jalan.
sebuah teman duduk didalam bus dalam sebuah perjalanan panjang-
ketika nanti ada saat kau sampai ditujuanmu dan harus turun dan meninggalkan seorang bocah terduduk sendiri dibelakang kemudi supir bus, maka terus sematkanlah dalam notes hidupmu..ketiklah dalam pesan singkat didalam kalender ingatanmu agar sebuah alarm pernafasan bisa mengulang dan mengingatkanmu disaat yang tepat dan sama-- bahwa kau pernah dan telah sampai ditujuan dengan seorang bocah yg duduk disampingmu didalam bus biru dibelakang seorang supir yang tak terdeteksi.

sekalipun saat itu saat dimana sebuah kemacetan jalanan pagi tengah ada kau dan bocah itu tetaplah dua sosok yang tak saling mengenal- yang HANYA sebuah kebetulan bisa terduduk dibangku yg sama
bukan..pasti bukan sekedar sebuah kebetulan, kesesakan akan penumpang berlebih dan sebuah kebisingan akan waktu lah yang membuat salah satu dari kau dan bocah itu memilih dan terpaksa terduduk dibangku yang sama.
kau menikmati perjalanan un...tuk sampai ditujuanmu.?
kalau tidak- maka percayalah, bocah disampingmu itu sangat menikmati perjalanan..menikmati keheningan yang tercipta diantara sebuah kebisuan yang tak akan ditemukan ditempat terdamai sekalipun.. sebuah bus selalu menghadirkan itu.

saat ketika sebuah kemacetan lain datang, kau tentu akan terus mengingat ketika sebuah kecelakaan tragis diseberang jalan justru membuat kau dan bocah itu saling menatap untuk kemudian tertawa bersama..

tidak ada yg lucu dan menarik dan diingatkan bahwa itu adalah sebuah kecelakaan.!
sebuah kejadian yg tak pantas ketika kau menyambutnya dg sebuah tawa- tapi, siapa yang peduli.?
ini adalah sebuah bus dan seluruh penghuninya hanya mengenal dalam jarak
 ketika tujuanmu sampai- maka disanalah kau akan berhenti mengenal penghuni bus yang lain,
sebuah dunia yang lebih kejam dan teramat egois dalam sebuah bus..
tapi bocah itu...dia hanya sedang tidak mengerti kemana akan berteriak pada sang su...pir untuk menghentikan laju bus untuk kemudian turun.

bocah itu, hanya tengah menikmati kedamaian- sebuah kelengkapan dalam satu perjalanan didalam bus dibangku belakang pengemudi..dan kemudian kau mengisi bangku kosong disebelahnya.

tidak ada yang spesial bukan.?
sebuah ke umuman dalam spasi hidup. tapi tidak ketika sebuah tawa setelah kecelakaan didalam kemacetan yang membuka keakraban sekalipun tetap tak ada sepatah dua patah kata- hanya kehangatan dalam diam yang menyalurkan dan berteriak menemani perjalanan.
dan semua berjalan tanpa ada yang mengarahkannya..
sebuah kontak tak terlihat yang menghubungkan itu, dan percayalah..tidak disetiap dua manusia tak dikenal bisa terbekali kontak semacam itu,

kau pasti akan mengingat ketika -sekali lagi ku... katakan- tanpa kata, kalian telah menciptakan suatu hubungan yang bahkan lebih kental dari air..
kau tentu tidak menyadari itu, sebuah arah tak terkatakan untuk seorang bocah yang tengah -mungkin- membutuhkan arah menuju tempat tujuan.

sebuah waktu yang tak terlihat dan dengan suksesnya menjaring sesuatu yang tak terlihat juga.



happy birthday eonni..



kau ingin aku mengucap dan memberi doa apa untuk hari berhargamu ini.?
 berharap yang terbaik.? tetap sehat.? panjang umur.? atau semoga sukses.?
 aku terlalu bingung untuk memberimu sebuah ucapan, tanpa menunggu hari berhargamu ini pun, diseluruh waktu kebersamaan kita aku selalu mendoakan yang tadi ku sebut di atas,
sedikit aneh ketika aku menganggapmu seperti benar-benar kakakku..
menganggapmu saudaraku, sekalipun kita tidak saling terlihat, tapi aku bahkan merasakan pelukanmu ketika siapapun itu disampingku bahkan dengan sangat nyata terlihat tengah ...menggenggam tanganku,

terima kasih untuk telah hadir menjadi eonni.ku..
sekalipun aku..sedikit menyebalkan aku tidak peduli itu, karena aku tau kau tidak akan pergi hanya karena aku ini tidak baik seperti dongsaeng-dongsaenmu yang lain.
terima kasih untuk hadir di setiap waktu yang terkadang terasa sangat menakutkan, telah datang di malam-malam mengerikanku,
terima kasih untuk sesuatu yang tak bisa kukatakan disini,
sesuatu yang hampir saja membuatku gila karena ketika tidak ada seseorangpun yang mengingatkanku, mengatakan itu salah.

aku juga tau kau terkadang teramat menyebalkan,

''

kau tau, detik ini..7april aku hanya tengah benar-benar menangis karena sebuah pesan,
aku malam tadi tidak sempat menjawabnya, karena itu aku ingin menjelaskan disini.
kau masih bertanya apakah aku tidak merasa kesepian karena menurutmu itu... terlalu tertutup.?
kau masih bisa menanyakan itu?
aku benar-benar menangis karena pertanyaan itu, kau..aku sendiri tidak terlalu yakin masih bisa mengatakan apakah ini disebut kesepian atau sebuah kelengkapan
yang tak bisa disebut dalam sebuah kehidupan, terkadang aku berharap semua yang kau dengar- kau tau , semua yang aku ceritakan pada dunia hanyalah sebuah fiksi dan aku tengah memainkan peran didalamnya..tapi dunia selalu menunjukkan bahwa aku hanya harus terus menjalani itu..
kau tau bagaimana aku memaknai sebuah kata kesepian.? aku tidak memahami itu karena aku memang telah menjadi bagian itu sendiri dengan terlalu dalam..
dan disanalah sesuatu yang lain membisikkanku untuk mulai mengenal apa itu merasakan hidup dengan menjadikan sebuah benda tajam itu sebagai penandanya.
aku benar-benar menitikkan air mata sekarang, hanya tengah merajuk kepada tuhan kenapa kau ada dengan sangat jauh dariku,
hanya sebuah pertanda bahwa aku tengah mengadu kepada tuhan kenapa aku tidak bisa menjadi seperti yang lain yang selalu bisa mengatakan apa itu Z tanpa harus menjelaskan sebelum mencapai Z kau perlu melalui A-Y.

dan aku yang selalu takut untuk menjadi terbuka dengan makhluk disekitarku..hanya karena aku ingin menjaga kepercayaan mereka yang terlanjur mematri dalam ingatan mereka bahwa aku bocah normal, mereka hanya tidak pernah tau bagaimana dengan... sangat keras aku menjaga untuk tetap terlihat normal..dan kemudian kamu tau apa yang mereka tidak tau,
aku tetap tidak mengerti kenapa bisa dengan begitu saja mengatakan hal yang mungkin tersakral dalam hidupku..bahkan pada orang yang tidak pernah aku mendengar suaranya.
jelaskan kenapa aku tidak bisa untuk tidak mengatakan apapun padamu?
karena selama ini tidak ada yang memberiku kesempatan untuk bercerita, mereka tidak pernah ingin tau, mereka tidak memberiku kesempatan untuk mengatakan sebuah ambigu bodoh.
kamu..mungkin tidak terlalu menganggap itu penting ketika harus bertemu denganku, tapi aku..hanya tidak pernah tau apa yang akan terjadi jika kita tidak saling mengenal, terima kasih eonni.
teruslah menjadi umma yang terhebat untuk ken,


24 april-
aku ingin menyelesaikan ini- membuat catatan ini sepanjang mungkin karena akan banyak sekali yang ingin ku ucapkan disini, tapi sesuatu di otakku tiba-tiba menghilang,
aku kehilangan... 'gigitan' dalam menulis detik ini-
suatu saat aku berpikir entah kapan itu, kita benar-benar akan bertemu..kita akan berteriak bersama ketika berada dibilik warnet, kita mungkin bisa bermain bersama ken? kita akan saling mengejek seperti apa yang setiap hari kita lakukan -disms tentu saja- mungkin juga aku akan mengajarkan padamu nanti bagaimana sebuah tomat bukanlah sesuatu yang mengerikan, itu enak kau tau.
dan ah, tentu saja kau harus secerewet seperti yang ku kenal nanti, jangan biarkan ada spasi keheningan ketika kita bertemu.
ini sedikit aneh, dan memang aneh- aku bocah berumur 20tahun tiga hari lagi, dan kau -err 25 tahun sekarang, right.?

tapi aku masih menyempatkan meluangkan waktu membuat catatan konyol ini, dan mengerikannya aku membagi ini denganmu,
aku hanya terlalu bingung- aku tidak tau dengan apa aku akan mengatakan pada dunia seberapa berharganya kau -dan beberapa ...yang lain- ketika terjaring dalam sebuah kata kepemilikkan 'eonniku'

.
aku mungkin penghayal, aku pemimpi,
dunia memberitahuku bahwa hidup tanpa mimpi maka akan mati, tapi kita tidak juga seharusnya hidup di dalam mimpi, tapi aku- aku justru menemukan kehidupan ketika aku bermimpi,

ya tuhan, ini mengerikan, apa yang harus aku ketik sekarang.?

aku menyesal sekarang, menyesal karena telah menyuruhmu menunggu malam ini- aku berjanji akan memberimu a little gift right.? dan aku berani menjamin siang tadi kau menunggu ini- menunggu apa yang akan ku bagi,
mungkin juga kau telah menebak bahwa aku akan memberimu sebuah notes, dunia tau.,aku tidak mempunyai kelebihan apapun selain menghabiskan ribuan karakter kata-kata yang terkumpul dan berbaris untuk kemudian berjalan sesuai apa yang tengah ada di otakku.
maaf ne, kalo a little gift yang dongsaengmu ini katakan tidak berbentuk ataupun terlihat indah-
hanya karena aku..aku bukan seperti dongsaeng-dongsaengmu yang lain yang bisa melakukan itu,
dongsaengmu satu ini adalah seseorang seperti yang kau tau dan kau dengar- tidak bisa berbuat lebih.

harusnya mungkin aku bisa mengetik sesuatu yang mungkin bisa membuatmu terharu- atau setidaknya membuatmu berpikir bahwa ini pantas untuk disebut a little gift,
kalau saja kita bertetangga, aku pasti akan memberimu sebentuk kue ulang tahun, bukan karena sebuah kue teramat penting di event seperti ini- tapi aku hanya berharap kau juga akan memberiku sepotong kue ketika aku ulang tahun..
selama sembi...lan belas kali aku menitih melewati moment-moment ini, hanya sekali aku pernah mendapatkan kue seperti itu-kau mungkin tidak akan percaya- tapi aku detik ini, disini tengah berusaha untuk menjadi seseorang yang paling jujur yang pernah ada.
satu kali-dan itu pun dari seseorang yang tidak terlalu aku mengenalnya di tempat kerjaku- detik itu, dipagi hari- aku membuka kotak coklat kemudian menyalakan satu lilin di atasnya- hanya sendiri..kau tau, aku terisak ketika menyanyikan dalam lirih sebuah lagu selamat ulang tahun yang seharusnya bernada ceria itu..aku menyanyi dan terus menyanyi sampai baris lagu itu habis- ketika aku mengusap pipiku yang perlahan basah, dalam hati aku berdoa..

berdoa agar tahun yang akan datang akan ada mungkin seseorang yang akan bersamaku menyanyikan lagu itu kemudian membantuku mematikan api lilin, aku masih mengingat hatiku benar-benar mengucap itu dulu,
harusnya detik itu- aku bisa meniupnya... dengan seseorang yang telah memberiku kue itu, dia teman kerjaku, tapi bahkan orang itu sama sekali tidak mengucapkan sepatah kata untukku..mungkin dia berpikir, sebuah kue akan memberiku kebahagiaan di hari istimewaku sekalipun itu tanpa ucapan apapun..
dia salah..dia salah...

aku tidak akan mengatakan disini betapa aku sangat bersyukur bisa memberi sebuah ucapan birthday untukmu dan beberapa yang lainnya- betapa aku,sangat berterima kasih karena telah mengenal kalian,
dan sekali lagi ku katakan- mungkin hanya sebuah kebetulan kita bisa saling mengenal, aku..mungkin saja sesuatu yang akan berlalu dalam perjalanamu, tapi ketahuilah- kau bahkan telah memberiku genggaman tangan ketika aku tengah terlepas tak mempunyai pegangan, berkali-kali ku ucapkan terima kasih untuk kau dan beberapa eonniku karena telah terlahir kedunia ini..tapi bahkan kalimat itu tidak bisa mewakili betapa berharganya persaudaraan kita,
mari kita berharap aka...n ada waktu untuk kita bisa saling menghabiskan waktu bersama- bercerita tentang super junior, tentang dunia kita masing-masing, aku membayangkan itu akan sangat mengesankan selain tentu saja menyenangkan.
terkadang aku berpikir juga, akankah seberuntung itu dongsaeng nyatamu disana.?
pasti iya, Tuhan..tidakkah aku cukup manis untuk kau berikan aku eonni nyata seperti orang yang tengah membaca ini..?
aku tau Tuhan mendengar ini dan mungkin akan mengabulkannya nanti ketika aku hhidup untuk kedua kalinya -mungkin-
sampailah akhir dari semua kebingunganku untuk melanjutkan mengetik ini sampai akhir...dan aku tetap saja bingung meskipun ketikan ini telah benar-benar berakhir =.=

terima kasih telah meluangkan waktu membaca ini, mungkin ini tidak berarti apa-apa, karena seperti biasa..aku selalu gagal membuat sesuatu yang indah,
aku bukan makhluk jenius seperti apa yang selama ini aku koar-koarkan, aku hanyalah seorang yeoja biasa dengan imajinasi yang terkadang aku sendiri terlalu sulit untuk menampungnya...aku penghayal, aku pemimpi...terima kasih mau menerima orang mengerikan ini untuk terus kau anggap menjadi dongsaengmu...

aku tidak akan memintamu untuk terus menjadi eonniku, karena sekalipun kau melepaskan aku sebagai dongsaengmu...aku tetaplah aku yang tak akan bisa melepas sesuatu yang berharga dengan begitu mudahnya,
aku masih mengingat bahkan menyimpan pesan singkatmu ketika untuk pertama kalinya kau tahu bagaimana aku dan hubunganku dengan benda-benda tajam nan dingin itu, dan detik itu secara reflek aku memintamu untuk tidak takut atau bahkan meninggalkan aku, kau berjanji ne..bahwa kau tidak akan kemana-mana...
karena ada seseorang yang bertahan itulah sekarang aku berhentiiii........... kaau tau, aku benar-benar berhenti -setidaknya tengah berjuang untuk berhenti- terima kasih ne,

apa ini panjang..? maaf jika a little gift ini bahkan terkesan bukan untukmu...karena hanya berisi cerita-ceritaku atau mungkin ini terbaca terlalu alay..? jangan tertawakan aku untuk ketikan ini..atau ku bunuh kau..!
XD

seperti inilah akhirnya, aku berharap persaudaraan kita akan terus berlanjut dan berlanjut sampai ulang tahun berikutnya, dengan itu mungkin aku bisa menceritakan yang lebih menarik dari pada ini...

teruuuslah sehat dan teruslah sehat...!!
buat pangeran kecilmu bangga karena mempunyai umma sepertimu
dan tetaplah menjadi ELF...!!!

saranghae....

Minggu, 20 Mei 2012

wjgjmhptdpfyhxfgylyoirrtgwgghgjd

Title :wjgjmhptdpfyhxfgylyoirrtgwgghgjd
Rated : SUPER G..!
Cast : member suju etc
Warning : yaoi , ga jelas..ooc, typo

.


"HYUUUUNG..!!!!!"
teriakan shindong di minggu pagi Itu benar-benar membuat seisi dorm seperti terkena guncangan bom atom yang kekuatannya tak kalah hebat dari bom hirosima yang telah meledak dijaman neneknya yesung belum lulus SD.
semua member yang tengah terlelap dikamar masing-masing pun segera terlonjak kaget keluar kamar tentu saja dengan style gaya dan kostum yang karut marut melebihi acak medutnya jalur gaza..
"apaan ndong hyuung.."
teriak ryeowook dengan tangan sibuk memegang sarung di pinggang, bibirnya udah gemeletukan tak jelas pertanda sebuah tomcat tengah merasuki dirinya menjelma sebagai ketakutan. disampingnya yesung masi merem berdiri megang guling,
"apaan si woy.! lagi juga tarung belum kelar, uda ganggu aja neh!" teriak kangin dari arah pintu kamar kangteuk, matanya setengah merem setengah mateng,
"shindong hyung, dimana lu..ada maling ato gemana ini.!" kali ini yang teriak si magnae setan kyuhyun,
ke 12 member langsung ngumpul diruangan dengan tampang cengo full karena ternyata yang tadi teriak ga keliatan batang kakinya seinchi pun,
"tadi setan apa dedemit yak yang tereak?" pertanyaan eunhyuk sukses mendapatkan sebuah gobel award yang ternyata tengah diselenggarakan rcti di minggu pagi itu,
"tadi itu suaranya agnes monika lagi keselek palu tau" jawab siwon yang memang tadi sebelum ada teriakan emang lagi ngimpi rekaman bareng agnes di afrika, mulutnya sambil cengar-cengir ga jelas pertanda kewarasannya masih setengah jalan,
"bleep! huwee! hiikz"
dan tanpa disadari semua member, di baris nomer tiga dari gerombolan member yang tengah berkumpul, donghae dengan mata telah menganak sungai air matanya tengah sesenggukkan gak jelas, kontan saja eunhyuk yang lagi berdiri ga jauh dari yesung langsung nyamperin donghae,
"ada apakah suamiku,kau kenapa?" tanya eunhyuk dg nada sememelas mungkin, bahkan ekspresinya ga kalah melas dari
abang-abang becak yang sendal barunya kecemplung got satu,
"heh, ikan- kenapa lu, pake nangis segala tanpa alesan, gue laporin pak hakim juga lu.." tanya heechul dengan muka kesel,
eunhyuk langsung masang kuda-kuda siap nyerang heechul kalo... saja detik itu diluar dorm mereka ga ada ribuan petals siap dengan samurai, golok , pacul, martil dan bambu runcing ditangan, siap membunuh eunhyuk kalo berani ngapa-apain pangeran heechul mereka,

"kaki gue keinjek lu bum...huweee" sahut donghae sambil ngelanjutin nangis nunjuk kakinya yang emang keinjek high heels merah jambunya kibum,
dan
PLOKK..!
sebuah geplakan mendarat dikepala yesung yang ternyata dari tadi masih tetep merem,
"bleeh! gue kira anak gue kenapa-napa, ternyata cuma keinjek lo bum.!" kata leeteuk sambil ngusap paha kangin,
kibum yang tengah jadi tersangka langsung angkat kaki dari atas kakinya hae dengan masang watados terbaik abad ini, tangannya udah masang hurup V tanda damai
"lah ya maap hae, gue ga sengaja sumpah..orang tadi lagi buru-buru kaget, mana sempet masang mata-mata dikaki biar ga nginjek orang lain" kilah kibum dengan sangat pinternya,
belum juga semua member melayangkan protes untuk alasan sangat t...ak mutunya kibum ,dari arah kamar mandi- shindong juga tengah mewek sambil bertelanjang dada dan pake handuk di pinggang,
ceritanya dia abis mandi pagi.. tapi ternyata , mata semua member tidak tertuju pada si miss indonesia yang audisinya tengah diadakan gratis di indosiar, mata mereka tertuju pada tangan kanan shindong yang lagi megang koper warna metalik..!!!
"apaan tu ndong?" tanya yesung yang ternyata udah ga setengah watt lagi matanya..tapi udah beribu-ribu watt! kkoming aja ampe kesetrum pas ditatap mesum sama yesung waktu sore kemarin mau dimandiin,
"gue,..blep! nemu...blep! inii..." jawab shindong, tangannya gemeteran nyerahin si koper ke arah member, dan otomatis tanpa aba-aba para member
mundur teratur, kecuali siwon yang dengan gagah beraninya maju ngambil alih koper,
"tenang semuanya, percaya deh, gue choi siwon pernah main dipilm perang athena .. gue pasti tau cara nanganin ini," jelas siwon sambil ngedari pandangan mint...a para member biar ga panik,
semuanya si cuma manggut-manggut nurut tak terkecuali buat kyuhyun yg lagi nungguin acara berita selese di tipi.
dengan sangat elitenya siwon nyoba ngebuka si koper, pertama ditarik..kedua ditarik lagi, ketiga ditarik dg kekuatan super tapi tetep aja si koper ga mau membukakan diri,
peluh keringat bermandikan diwajah ganteng siwon,
"belum jadi juga won?" tanya hankyung sambil tangannya menggapai2 alay bak seorang cewe yang lg gila gegara pengen meluk bias cuma karena liat video show di laptop.
"belum han, gue jamin ini koper pasti buatan india kuno asli, ngebukanya aja sesusah gini," tebak siwon dengan nada sangat meyakinkan.
shindong yg lagi ketakutan langsung ikut nyahut
"tau darimana lu won?"
siwon cuma senyum-senyum gj,
"percaya sama gue ndong, gue kan pernah main pilm perang athena!" dan sebuah sendal warna ijo pun melayang dari tangan kyuhyun,
"gue main banyak pilm aja ga norak-norak amat kaya lu won, ...baru juga di athena,uda bangga bener kayaknya" sebuah celetukan kyuhyun benar-benar memanaskan solder ditangan kibum dan siap ditempelin ke jidat maknae saking ga terimanya siwon dikata norak,
"udahan woy! malah ribut ga jelas gitu..sini gue aja yang ngebuka," kali ini yesung kembali beraksi, ditariknya si koper metalik dari tangan siwon..
dan
CKLEK..!!!
"HORRAAAAY.."
yesung yang ternyata berhasil ngebuka si koper langsung di arak bangga semua member berkeliling alun-alun utara jogja,
"tumben-tumbennya lu hebat yes, baru aja tadi mau gue kasih jurus matrial art level atas gue, eh malah udah kebuka" sungmin yang daritadi diem langsung angkat bicara sambil nyalamin yesung,
"suami gue pinter banget siii.."
ini si ryeowook yang ngomong, tangannya uda meluk-meluk ngerape kkoming,
"biasa aja mbok, orang itu siwonnya yang bego kok. masa petunjuk kuncinya suruh diteken sama dia malah ditarik, gemana mau kebuka?"
"ooo.."koor member tanpa yewon meng...gema diudara pertanda mengerti kata yesung,

"jadi isinya apaan itu.?"
"ga tau teuk, nah gue baru mau liat" siwon yang udah kehilangan wibawa gegara dijatuhin mentalnya dengan sangat tidak berperi kegantengan oleh yesung langsung njawab pertanyaan teuk si angel paling ganteng sedunia,
"udah gue aja yg liat isinya..ntar lu salah liat lagi," kangin langsung narik koper ditangan yesung,
"ya..lu gitu kang, nah gue kan pernah main di athena..pasti tau ap----"

ciaat..!!!! gedebuk..!!! prank...!!!!

belum juga siwon selese ngomong, semua member udah keburu napsu pengen ngeroyok si artis athena itu dengan segala ke-geregetannya,
"nyebut athena sekali lagi, gue cemplungin ke sumur lu won!" ancam heechul

siwon cuma bisa ngesot ke pojokan sambil megangin kepala takut dikeroyok lagi,
"apaan si, emang salah kalo gue ganteng gitu? emang guenya pernah main diathena juga si.."
dan ternyata para gerombolan tomcat yang tengah menikmati sarapan pagi... di kolong meja pun ikutan bernapsu pengen ngegigit si aktor athena itu,
yaah... kita tinggalin dulu siwon di pojok yang sepertinya lagi kewalahan menghindari tatapan penuh yadong dari para tomcat jejadian yang jumlahnya ga kalah banyak dari karyawan PT.Boyang.

sementara itu,
"ai seriusan ini kyu, dapet ide dari sapa lu.?" suara sexy donghae keluar mewakili pertanyaan serupa yang hampir keluar dari mulut member lain,
mata ke 12 member langsung menatap nanar ke arah kulkas..yang didalamnya ternyata tengah ada serakitan bom aktif siap meledak dalam waktu setengah jam kedepan.
"tenang aja si ngapa, gue kan jenius kyu, pasti tau ginian lah.." sahut kyu dengan sangat pedenya,
si maknae setan itu bener-bener yakin kalo sebuah bom aktif dimasukkin dalam kulkas maka bom itu ga bakalan bisa meledak, setidaknya itu yang dia pelajari dari banyaknya game-game bodoh yang terus di game overkannya tiap hari,
"gue rada ga yakin lho kalo ini b...akal berhasil.." celetuk kibum sambil ngusap-usap kepalanya yang udah mulai membeku gegara udah sejam nongkrong di depan kulkas bareng member lain, sementara itu, jam di bom menunjukkan bahwa 20menit lagi bom bakalan meledak,
"gue juga ga yakin bum.."
"teuk, utang gue udah lunas yah ma si abang baso depan?"
"udah kang, tinggal itu aja, lu belum ngembaliin daleman armani gue yang warna item"
"gue pinjem kapan itu teuk? kan kemaren udah gue cuci trus balikin ke elu,"
"iya, tapi lu nyuci kelunturan gt, ga mau gue..masa daleman gue belang-belang warnanya.."
"brisik woy, bentar lagi ini meledak malah pada ribut ga mutu gitu, bikin laper aja," sungmin yang enek liat kangteuk bisik2 ga jelaspun langsung
mengalihkan topik,
"kira-kira kalo ini meledak dorm ini bakal jadi apa yak?"
"palingan juga ini gedung ambruk doang," suara bass yesung keluar dengan sangat nyantenya,
"gue belum menipedi lagi, entar kalo gedung ini meledak kan pasti banya...k wartawan yang ngeliput yak, masa gue keliatan kucel dikamera.." kali ini heechul yang emang paling sadar akan keindahan menyumbangkan keluh kesahnya, muka semua member kecuali siwon beneran udah putih saking nahan dingin kelamaan nongkrongin kulkas,
"berati kalo ini meledak kkoming ama sapa yah?" yesung kembali bertanya sementara itu, menitan jam yang terpasang di bom terus berkedip berjalan mundur semakin siap meledak,
"ya sama elu lah yes sapa lagi?, apa mau dijual aja ke cina? disana kura harganya mahal lho"
"lha kan gue mati meledak kena bom ini han"
"mati.?"
"what? mati.?"
"meledak.!"
jawaban yesung tadi menyadarkan kewarasan member lain, buktinya mata eunhae-kangteuk-yewook-
-hanchul-kyumin-bumndong langsung memancarkan pendar-pendar kekhawatiran yang teramat nyata sekarang,
"kita kenapa ga kabur menyelamatkan diri dari tadi guys.." shindong yang otaknya aktif duluan langsung nyomot 5 silverqueen yang emang ud...ah standby di pintu kulkas,
kelamaan nongkrong didepan kulkas mungkin saja menghapus atau maksimal membekukan otak-otak tak bersalah mereka,
"masya alloh.. kabuur anak-anaaaaak.. 10menit lagi bom meledaaaak...!!!!" leeteuk sang leader yang katanya telah 50 kali masuk nominasi leader terbaik tapi tak pernah menjadi pemenang itu pun berteriak menyuarakan aba-aba yang sumpah demi apa, itu telat banget.!
dan tanpa berpikir lima kali, semua member tanpa siwonpun langsung tunggang langgang lari kesana-kemari berusaha menyelamatkan nyawa,

"ambil barang paling berharga kalian,..!!" titah eteuk masih dengan teriakan yang super sangat keras

semua tampak kesetanan masuk kamar mungkin mengambil barang berharga mereka,

"wookie sayang, lu liat samponya kkoming ga?"
"gue ga liat yes.!" jawab ryeowook kilat, tangannya masih sibuk masuk-masukin hp - laptop - charger - celengan ayam ..., ke dalam koper super besar.
"wook cariin duluuu..sampoo kkoming ilang,"
rengek yesung sambil terus jongkok, ya kali aja itu barang nyelungsep dikolong kasur,
"yes cepetan., jangan gila dong, bentar lg meledak ini..entar beli lagi dah shampoonya!"
tereak wookie bener-bener udah ga bisa nyante,
yesung bukannya bergegas malah mewek dilantai,
"itu shampoo gue beli khusus dari almarhum michael jackson wook..huweee "
ryeowook yang ga tega liat yesung ampe tiduran dikolong nangisnya pun langsung ngelempar barang yang lagi dipegangnya, dia langsung meluk yesung ikutan nangis, mereka beneran ga nyadar kalo waktu tinggal beberapa menit doang, dan mereka malah sibuk menangisi hal paling tidak elite itu.!!


.

dikamar sebelah, kyuhyun ma sungmin juga ga kalah sibuk memanfaatkan 10 menit terakhir mereka,
"min, inget, gue bakal tetep cinta lo sekalipun entar elu kaya roti gosong pas bom itu meledak.." rayu kyuhyun sambil meluk umin tercintanya, dan... tanpa disangka-sangka umin langsung nangis tersentuh denger kata-kata kyu,
"gue juga kyu,"
"gue ga bakalan gosong kena bom min, gue udah belajar lama dari Sheriv Van Cleff cara kabur dengan cepat dari keadaan genting ini," jelas kyu dg mantap, tangannya semakin mengeratkan pelukan di badan umin, seakan bener2 tau kalo itu adalah sebuah pelukan perpisahan mereka,
"Sheriv Van Cleff itu sapa kyu?"
"tokoh game favorit gue min"

PLAKK..!!!!
tanda dinyana dan diduga, sebuah geplakan tangan umin yang setara dg pukulan 5rambo itu mendarat dikepala jenius kyu,

lain ruang, lain lagi yang dicari, dan mari kita pindah ke kamar kangteuk, couple tercinta kita sepanjang yaoi masih berjaya didunia ini.
ada yang tau apa yang mereka tengah cari memanfaatkan 10menit waktu mereka.?

eitts..kenapa sepi yak dikamar ini.?
"lu yakin angkanya 4 teuk?"
"gue yakin kang, yg gue inget itu warna satunya udah pudar"
... "lagian elu si, simcard banyak amat..sok penting banget jadi orang"
"udah diem lu, ini simcard terpenting dalam hidup gue tau, disitu ada banyak nomer elf dari seluruh dunia,"
"jangan bilang lu selingkuh dibelakang gue"
"tidak akan kangin sayooong..kecuali kalo peletnya renai izumi udah nyampe ke korea, baru deh gue terpaksa selingkuh"

astaga naga! biarkan aku mengelus dada bentar yah, ini yang begini dikata leader paling hebat abad ini versi allkpop? serius?
no koment lagi dah.. kalo leader paling ga waras dan tak bertanggung jawab mungkin iya.!
=.=

dan, kamar couple siapa lagi yang belum dicek?
hanchul.?
let see...

"chuulllll....lu tenang aja, gue udah telponin sodara lu yang di jepang, gue udah minta maapin dosa2 lu,"

hankyung sambil cengengesan nyodorin hp ke cinderellanya yang paling ajaib sedunia itu,
"telpon sodara gue yang dimesir udah?"
"sip, mesir, thailand, kutasari, brebes, tegal udah gue telponin semua.." sahut hankyung dengan muka bangga, dia ...mikir udah jadi malaikat buat istrinya yg ternyata sodaranya ada dibanyak negara.. hebatnya , dosanya juga dimana-mana! itulah kenapa dia sekarang lagi telpon buat minta maap it,
"telponin emaknya henry dikanada beib, bilangin gue minta maap sering ngerape anak gadisnya jadi ga perjaka ting-ting lagi.." kali ini heechul sambil sesenggukan ngomongnya.
hankyung yang keburu lagi sibuk ngecek pulsa pun langsung terdiam bego,
"itu masalahnya chul," ucap hankyung tanpa menjelaskan lebih lanjut,
heechul memandang sangat curiga ke hankyung tercintanya itu,
"itu apaan?"
"eung, gue ga bisa bahasa kanada beib!" jawab hankyung sambil terus masang senyum mematikannya.

‎"apa..!! wah cina somplak nih, dari bahasa planet ampe bahasa tegal aja lu bisa masa bahasa kanada aja ga bisa.."
amukan heechul cuma dibales cengiran tak mutunya hankyung,
"belajar dulu nih" hardik heechul sembari ngelempar kamus setebal ...lima kali lipat buku sihirnya harry potter.
si cina tampan cuma masang muka kematian,
"chul, jangan gila dong, ini bom keburu meledak entar...!!!" hankyung teriak bener2 frustasi dengan tingkah heechul kali ini.
"belajar ato gue cerein lu...!!"

bleep! anceman heechul sukses membuat si cina satu itu tutup mulut bahkan tutup akal sehat mengingat dia tau berapa waktu yang tersisa untuk mereka.

dan sementara itu dari kamar eunhae.. tidak ada yang spesial disana dalam mempersiapkan 10menit terakhir,
hanya eunhyuk yang tengah menangis gila dipangkuan donghae mengingat betapa selama ini perjalanan cinta mereka terasa sangat berat..ma...sa iya semua akan berakhir begitu saja dan akan diakhiri dengan sangat tidak elitenya yakni meledak di dalam dorm hanya karena sebuah bom yang pagi-pagi buta ditemukan shindong di dalam kamar mandi.!

"hae udahan dong, cepetan acara nangisnyaaa.." rengek kibum yang ternyata bersama shindong dititah leeteuk buat manggil eunhae, mengingat sekarang tinggal mereka doang yang belum kumpul trus siap lari,
"entar dulu buum..guenya belum siap mati bum..."
"ga bakal matiii kitanya, lha gue aja blum jadi nikah-masa iya tuhan tega ngambil gue gt?" ratap shindong dengan sangat lebaynya.
dengan back sound nya ost titanic, keluarlah eunhae dari kamar masih dengan tampang penuh air mata-



tebesee.....

gomawo all udah mau baca.. paiipaii ga tau ini ada kelanjutannya apa gak, otak keburu lurus euy...